PENGGUNAAN ALAT MUSIK PIANIKA DALAM KEGIATAN BERNYANYI PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN ( PTK 87 )


PENGGUNAAN ALAT MUSIK PIANIKA DALAM KEGIATAN BERNYANYI PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN ( PTK 87 )

Musik merupakan hasil budaya masyarakat setempat dimana musik tersbut lahir. Musik tetap dapat hidup dan tumbuh selama masih ada masyarakat pendukungnya. Seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi, serta masuknya budaya global ke Indonesia, hal tersebut memberi pengaruh yang besar terhadap budaya kita, termasuk terhadap seni musik.

Untuk mengantisipasi agar budaya nusantara tidak tenggelam dari pengaruh globalisasi tersebut, maka perlu adanya penanaman kembali tentang sikap menghargai dan memahami budaya Indonesia, termasuk di dalamnya kesenian musik.

Musik mempunyai fungsi yang dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu, fungsi individual dan fungsi sosial. Di dalam fungsi sosial music memiliki peran sebagai media pendidikan, ini tentu saja berhubungan dengan pendidikan di sekolah. Menurut pendapat Sigit Astono, S.Kar., M.Hum. dkk (2004: 54):

Di antara tujuan pendidikan adalah membentuk manusia berbudi pekerti luhur. Secara filosofis titik tekannya adalah objek nilai dan moral pada diri anak didik tersebut. Seni dapat dimanfaatkan untuk membimbing dan mendidik mental serta tingkah laku seseorang agar berubah menuju kondisi yang lebih baik, antara lain memperhalus perasaan, bersikap santun, berprilaku lemah lembut, bermoral mulia, dan berbudi pekerti .

Maka dari itu sangat jelas mengapa mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan ikut andil dalam kegiatan pembelajaran yang ada di sekolah seperti yang ada di SMP Negeri 2 BERASTAGI ini.

Siswa kelas IX SMP NEGERI 2 BERASTAGI berjumlah 40 orang yang terdiri dari 24 orang laki-laki dan 16 orang perempuan.. Mereka rata-rata berasal dari keluarga ekonomi menengah kebawah. Pendidikan orang tua mereka tamatan SMA. SMP dan SD. Pekerjaan orang tua mereka rata-rata petani, pedagang dan kuli bangunan. Sarana dan prasarana belajar kelas IX cukup memadai. Siswa memiliki meja dan kursi yang nyaman, memiliki lemari untuk menyimpan buku-buku pelajaran dan lantai bermarmer. Ruang belajar berukuran 7 meter yang dilengkapi jendela dan ventilasi sehingga udara bisa keluar masuk sehingga membuat ruangan kelas menjadi sejuk dan nyaman. Mata pelajaran yang diajarkan Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, SENI MUSIK, Kesenian, Bahasa Inggris, Agama. Dengan adanya pelajaran kesenian, siswa dapat menumbuhkan kepekaan tentang rasa keindahan dengan mendapatkan pengalaman berkreasi dan berapresiasi. Melalui pelajaran kesenian pula siswa juga dapat beraktivitas, berapresiasi dan berkreasi seni.

Dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) guru menggunakan strategi belajar aktif. Guru memberikan kebebasan pada siswa untuk berkreasi sendiri. Guru mengajar menggunakan program pengajaran, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan silabus. Guru mengajar dibantu dengan buku paket yang disesuaikan dengan program pengajaran dan RPP. Didalam buku paket juga terdapat Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) yang membantu guru saat proses pembelajaran. Selain buku paket guru juga menggunakan media lainnya, seperti : recorder dan pianika dan alat musik lainnya untuk menunjang proses pembelajaran.

DOWNLOAD FILE LENGKAP PTK

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s