PENGGUNAAN MEDIA MODEL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD TAHUN 2010 ( PTK 019 )


Guru memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kuantitas dan kualitas pengajaran yang dilaksanakan. Oleh karena itu guru harus memikirkan dan membuat perencanaan secara seksama dalam meningkatkan kesempatan belajar mengajar bagi siswanya dan memperbaiki kualitas mengajarnya.

Menurut Deci dan Ryan, guru adalah membantu siswa mengubah persepsi yang negative terhadap belajar dan belajar menjadi menyenangkan, karena di dalam proses pembelajaran matematika merupakan pelajaran yang paling penting dan disegani siswa dan tidak heran matematika dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit. Banyak siswa yang memiliki nilai matematika yang rendah di banding dengan pelajaran lain, ini disebabkan oleh rendahnya motivasi belajar siswa dalam pelajaran matematika dan banyak anak yang belum hafal dasar pengerjaan hitung khususnya penjumlahan dan pengurangan.

Karena adanya kendala tersebut dalam mengerjakan matematika pada umumnya memerlukan waktu yang cukup lama dan sering kekurangan waktu. Agar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, strategi yang dipilih guru dalam belajar mengajar hendaknya mampu meningkatkan motivasi siswa dalam belajar.

Menurut De Cecco dan Grawford (1974) ada 4 peranan guru untuk memberikan dan meningkatkan motivasi siswa :

1. Membangkitkan semangat siswa

2. Memberikan harapan yang realitas

3. Memberikan insentif berupa penghargaan, pujian, hadiah atau kata-kata yang manis.

4. Memberi penghargaan.

Dalam proses pembelajaran matematika masih banyak dijumpai guru yang tidak pernah menerapkan pemilihan media model untuk melatih dasar pengerjaan hitung penjumlahan dan pengurangan dalam pecahan, sehingga banyak dijumpai siswa yang tidak dapat mengoperasionalkan penjumlahan dalam pecahan. Dikarenakan kurangnya contoh konkrit (model) yang diberikan guru dalam latihan-latihan pelajaran matematika.

Kesiapan siswa hanya dapat dicapai berkat adanya usaha belajar dan latihan (Zahara Idris dan Lisna Jamal 1992:7). Kesiapan disini meliputi sejumlah perkembangan intelektual sensorik-motorik, kebutuhan dan berbagai kemampuan serta cita-cita yang menyebabkan seseorang dapat menanggapi sesuatu dari pada yang lain. Penggunaan media model merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pencapaian kesiapan belajar siswa dalam pembelajaran matematika.

Pengalaman dari penulis dalam melaksanakan proses pembelajaran matematika tidak menggunakan media model pembelajaran kurang berhasil, terbukti dari 14 siswa kelas IV SD Negeri Krajan 04 hanya 4 siswa atau 29% yang mencapai standar KKM (65) dan 10 siswa atau 71% siswa belum mencapai standar nilai KKM. Dari data ini penulis mengadakan perbaikan dengan menggunakan media model agar nilai siswa mengalami perubahan yang lebih baik dan mencapai prestasi. DOWNLOAD FILE LENGKAP PTK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s