MENINGKATKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MELALUI METODE RESITASI DAN DISKUSI SISWA KELAS VI SDN ( 68 PTK )


MENINGKATKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MELALUI METODE RESITASI DAN DISKUSI SISWA KELAS VI SDN (PTK 68)

Metode mengajar adalah cara yang dipergunakan guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya pengajaran. Oleh karena itu peranan metode mengajar sebagai alat untuk menciptakan proses mengajar dan belajar. Dengan metode diskusi dan resitasi ini diharapkan tumbuh berbagai kegiatan belajar siswa sehubungan dengan kegiatan mengajar guru. Oleh karenanya metode mengajar yang baik adalah metode yang dapat menumbuhkan kegiatan belajar siswa.

Dengan demikian tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Mengetahui bagaimana implementasi metode diskusi dan resitasi dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, (2) Mengetahui apakah dengan adanya implementasi metode diskusi dan resitasi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dengan pengumpulan data menggunakan observasi dan catatan lapangan, dan teknik analisis dengan melakukan reduksi data, inferensi, tahap tindak lanjut dan pengambilan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan metode diskusi adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap suatu mata pelajaran. Keaktifan siswa dalam proses diskusi dapat dirangsang melalui beberapa penghargaan seperti halnya memberikan nilai tambahan bagi siswa yang aktif dalam proses diskusi. Hal ini terbukti dengan kalencaran dalam belajar, menulis, menghafal, dan sebagainya. Bahkan proses kegiatan belajar siswa dapat lebih efisien.

Sedangkan saran yang dapat diajukan kepada guru sebaiknya metode diskusi dan resitasi secara kontinyu tetap diaplikasikan dalam kegiatan khususnya untuk materi PKn untuk SD, mengingat metode tersebut sangat relevan untuk menggembleng siswa agar mampu belajar lebih rajin lagi walaupun tidak sekolah. Sebelum menerapkan suatu metode pembelajaran baru, guru hendaknya dapat membaca situasi dan kondisi siswa, karena suatu metode belum tentu sesuai untuk diterapkan di lingkungan yang berbeda.

DOWNLOAD FILE LENGKAP PTK

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s