UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS ___ DENGAN MENGGUNAKAN COOPERATIVE LEARNING MODEL JIGSAW PADA PELAJARAN


UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS ___ DENGAN MENGGUNAKAN COOPERATIVE LEARNING MODEL JIGSAW PADA PELAJARAN ______ TENTANG _____” TAHUN PELAJARAN 2008/2009 ( PTK 109 )

Hasil belajar mencapai Ketuntasan Belajar Minimal (KKM) merupakan tujuan dari pembelajaran. Untuk memperoleh hasil belajar yang maksimal, guru perlu memiliki kemampuan memilih model pembelajaran sebagai alternatif pilihan. Model pembelajaran sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran. Setiap mata pelajaran memiliki sifat yang berbeda, maka guru dituntut untuk memilih model pembelajaran yang tepat seperti pada mata pelajaran _______ yang konsepnya bersifat ______, maka akan lebih cocok jika menggunakan model pembelajaran yang sifatnya _____. Jika tidak menerapkan pembelajaran yang tepat, maka akibatnya selain aktivitas dan hasil belajar yang rendah, kemungkinan besar akan terjadi miskonsepsi terhadap pesan yang terkandung dalam mata pelajaran tersebut.

Pada kenyataan dilapangan guru masih bersifat konvensional dalam mengajar pelajaran ______ yaitu dengan hanya menggunakan metode ceramah dan hapalan saja. Akibatnya siswa merasa jenuh dan menganggap pelajaran ______ sebatas dongeng belaka, sehingga nilai yang diperoleh siswa selalu di bawah KKM. Ini membuktikan bahwa guru belum mampu memilih model pembelajaran yag tepat untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

Penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, merupakan solusi yang diajukan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pelajaran _____. Untuk membuktikan bahwa model ini dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, maka dilaksanakan Peneltian Tindakkan Kelas dengan melaksanakan proses pembelajaran model pembelajaran koopertif tipe Jigsaw, yang dilaksanakan pada siswa di kelas ___ SMPN Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.

Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Siklus pertama membahas tentang______, terdiri dari (1) Membuat perencanaan yaitu membuat perangkat pembelajaran (RPP-1, pedoman wawancara, soal ulangan, penilaian KBM guru), (2) tindakan (KBM guru dikelas), (3) observasi (penilaian oleh kolaboarator selama KBM) dan (4) Refleksi (membahas kelemahan dan kelebihan selama KBM antara guru pengajar dan kolaborator). Data diperoleh dari test formatif, hasil wawancara siswa dan penilaian kolaborator/pengamat. Siklus kedua dilaksanakan seperti pada siklus pertama dengan materi yang berbeda yaitu tentang________.

Dari data hasil penelitian diperoleh kenaikan hasil belajar dari PBM siklus 1 yaitu rata kelas 71,75. Hasil tersebut ada kenaikan nilai rata-rata bila dibandingkan dengan pra siklus dengan perolehan nilai rata-ratanya sebesar 63,63. Begitu pula nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus ke 2, ada kenaikan nilai rata-rata dari siklus pertama yaitu menjadi 77,75. Sedangkan kegiatan guru pada proses KBM siklus pertama mendapat persentase skor total 86,67% dengan kategori baik, meningkat di siklus 2 menjadi 98,33% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian ini, membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Oleh karena hal tersebut, disarankan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw ini dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam PBM, terutama pada pelajaran_______.

DOWNLOAD FILE LENGKAP PTK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s